Fans Manchester United menanti kehadiran Paul Pogba

Fans Manchester United menanti kehadiran Paul Pogba

Pogba sudah absen sejak 12 September silam usai mendapat cedera hamstring pada laga Liga Champions. Itu artinya Pogba sudah melewatkan 10 pertandingan di seluruh kompetisi.

Fans Manchester United tentu sangat menanti kehadiran Paul Pogba. Tapi Jose Mourinho saja tak tahu kapan Pogba pulih dan bisa main lagi.

Sekitar sebulan setengah setelah cedera itu, Pogba menyebut bahwa kondisinya sudah makin membaik. Itu tentu kabar baik untuk MU dan fans mengingat betapa pentingnya Pogba di lini tengah Setan Merah.

Ada kabar bahwa Pogba bisa kembali bermain dalam waktu dekat, minimal setelah jeda internasional November besok.

Meski demikian, Mourinho justru berpendapat lain karena dia sendiri belum tahu kapan Pogba akan bermain lagi. Sampai saat ini kondisi Pogba menurutnya belum fit betul dan sedang menjalani terapi pemulihan di Amerika Serikat.

“Jujur saja, saya belum tahu kapan dia akan bermain lagi,” ujar Mourinho di Soccernet.

“Proses pemulihannya di luar kuasa saya. Dia tidak berlatih bersama saya. Dia menjalani latihan sendiri,” sambungnya.

“Contohnya, Marcos Rojo berlatih bareng saya, dengan kondisi tertentu, dan saya berharap dia bisa bermain setelah jeda internasional. Saya bisa memprediksi itu. Tapi soal Paul, saya belum tahu sama sekali,” tutupnya.

Fans Manchester United menanti kehadiran Paul Pogba

Sturridge belum puas dengan 100 Gol yang di capai

Sturridge belum puas dengan 100 Gol yang di capai

Penyerang Liverpool itu membuka kebuntuan dengan mencetak gol pertama dalam laga di Anfield, Sabtu (28/10/2017) malam WIB. Roberto Firmino menggandakan keunggulan tim tuan rumah sebelum Georginio Wijnaldum melengkapi kemenangan Si Merah.

Sebuah torehan untuk Daniel Sturridge tercipta saat Liverpool menghempaskan Huddersfield Town 3-0. Sturridge belum puas dengan hal itu.

“Huddersfield menyulitkan kami dan di babak pertama (kedudukan 0-0) itu bisa menjadi salah satu hari di mana banyak hal tidak sesuai dengan harapan kami. Anda merasakan tekanan dari fans, dan lain-lain dan lain-lain,” ucap Sturridge di situs resmi Liverpool.

“Tapi kami memperlihatkan apa yang kami bisa, kami menunjukkan karakter, kami tampil dan memainkan pertandingan terbaik kami dan tampil seperti biasa kami lakukan.”

Tidak hanya puas dengan kemenangan Liverpool, Sturridge layak merayakan sebuah pencapaian untuk dirinya sendiri. Penyerang Inggris ini sudah mencapai 100 gol di level klub dalam 270 penampilan.

Sebanyak 62 gol dibuat Sturridge untuk Liverpool; 24 gol untuk Chelsea; delapan gol dalam seragam Bolton Wanderers, dan enam gol saat memperkuat Manchester City. Torehan ini justru semakin memotivasi Sturridge.

“Aku tidak memikirkan hal ini, aku bahkan sama sekali lupa,” ungkap Sturridge. “Aku bersyukur kepada Tuhan atas berkatnya dan mengizinkanku mencapai gol sebanyak ini.”

“Mudah-mudahan akan ada lebih banyak gol lagi dariku dan mudah-mudahan aku bisa mencetak 100 gol lagi sebelum karierku berakhir.”

Sturridge belum puas dengan 100 Gol yang di capai

Martial memang layak disebut sebagai supersub

Martial memang layak disebut sebagai supersub

Martial menjadi penentu kemenangan Setan Merah saat melawan Tottenham Hotspur. MU menaklukkan Spurs di Old Trafford, Sabtu (28/10/2017) malam WIB, dengan skor akhir 1-0.

Anthony Martial kembali menunjukkan penampilan bagus saat menjadi pemain pengganti di Manchester United. Dia memang layak disebut sebagai supersub.

Dalam pertandingan itu, Martial masuk pada menit ke-70. Dia menggantikan Marcus Rashford.

Menerima umpan sundulan Romelu Lukaku pada menit ke-81, Martial bisa melewati pengawalan bek The Lilywhites. Eksekusi terakhirnya bisa menaklukkan kiper Spurs, Hugo Lloris, yang sepanjang pertandingan bisa mencatatkan dua kali penyelamatan.

Dengan gol ini, Martial sudah mencetak gol empat kali saat dimainkan sebagai pemain pengganti di Liga Inggris. Tiga gol dibukukan dengan kaki kanannya, satu gol dengan kaki kiri. Dia belum pernah membukukan gol dengan sundulan di musim ini.

Catatan akurasi tendangan Martial juga cukup oke. Situs resmi Liga Inggris mencatat ada 60 persen tembakan tepat sasaran.

“Yeah, manajer bilang pada saya untuk menemukan ruang dan saya tahu sundulan Lukaku bagus. Jadi, saya menemukan ruang dan saya mencetak gol. Jadi, saya senang,” kata Martial di situs resmi MU.

Dengan gol Martial ini, MU masih sempurna di Old Trafford. Mereka memetik lima kemenangan beruntun, belum pernah kebobolan, dan mencetak lima gol atau rata-rata tiga gol. Tiga dari empat gol Martial di Liga Inggris, dicatatkan saat menjalani laga di Old Trafford.

Martial memang layak disebut sebagai supersub

Ancelotti di hubungkan dengan beberapa klub

Ancelotti di hubungkan dengan beberapa klub

Italiano 58 tahun itu dipecat Bayern pada 28 September 2017, setelah mulai menangani klub Jerman tersebut pada musim panas tahun 2016. Titel Bundesliga 2016/2017, dan DFL-Supercup 2016 dan 2017 menandai kiprah Ancelotti di Bayern.

Carlo Ancelotti sedang menganggur usai diberhentikan Bayern Munich. Muncul rumor yang mengaitkan Ancelotti dengan beberapa klub, di antaranya Chelsea.

Menganggurnya Ancelotti memunculkan rumor-rumor. Salah satunya adalah kemungkinan ia melatih Everton, yang saat ini sedang ditangani David Unsworth sebagai caretaker setelah klub itu memecat Ronald Koeman.

Menilik ambisi Everton yang tercermin dari aktivitas transfer musim panas, Ancelotti jelas akan menjadi sosok tepat dalam usaha meraih trofi. Pertanyaan besarnya, apa Ancelotti mau menjadi manajer di Goodison Park?

“Carlo Ancelotti adalah seseorang yang menginginkan sepakbola Eropa, ia mau (main) di Liga Champions, dan mungkin bakal mendapatkannya jika mau sedikit menunggu,” kata Kevin Ratcliffe, legenda Everton, dalam kolomnya di Liverpool Echo.

The Toffees saat ini “cuma” tampil di Liga Europa, kompetisi antarklub Eropa nomor dua di bawah Liga Champions. Posisi Everton pun sedang terjepit karena menjadi juru kunci grupnya setelah hanya meraih satu angka dari tiga laga.

Selain Everton, rumor lain seputar Ancelotti turut memunculkan nama Chelsea. Rumor itu setidaknya sudah ramai di media-media Inggris.

The Sun, salah satu media Inggris yang mengangkat rumor itu, meyakini bahwa Ancelotti menjadi “pilihan pertama untuk menggantikan Antonio Conte, yang masa depannya terus dispekulasikan”.

Sejak menangani Chelsea pada musim panas 2016, Conte memang cukup identik dengan spekulasi. Bahkan keberhasilannya membawa The Blues menjuarai Premier League musim lalu pun tidak menyurutkan spekulasi tersebut.

Mulai dari faktor keluarga, kebijakan transfer klub, hingga start kurang memuaskan musim ini sudah menjadi beberapa hal yang mengusik masa depan Conte kendatipun masih punya sisa kontrak sekitar 20 bulan lagi dengan Chelsea.

Jika nantinya Conte memang pisah dengan Chelsea, apa Ancelotti sudi kembali menangani lagi klub London yang memecatnya pada bulan Mei 2011 itu?

Tak ada jawaban pasti. Tapi Ancelotti kabarnya tidak memendam kekesalan pada Roman Abramovich dan justru masih menjalin komunikasi dengan para petinggi Chelsea.

Media-media Inggris bahkan juga menyebut bahwa Ancelotti, yang mengantar Chelsea menjuarai Premier League dan Piala FA pada 2010, pekan ini sudah menghabiskan beberapa hari di London terkait dengan minat Si Biru.

Spekulasi seputar Ancelotti bukan cuma melibatkan dua klub Inggris itu. Mantan pelatih Juventus, AC Milan, Paris Saint-Germain, dan Real Madrid tersebut juga menarik minat dari China. Menurut surat kabar The Nanfang Daily, Anceloti diminati oleh Guangzhou Evergrande yang saat ini masih dilatih oleh Luiz Felipe Scolari.

Ancelotti di hubungkan dengan beberapa klub

Real Madrid memetik kemenangan atas tim divisi tiga

Real Madrid memetik kemenangan atas tim divisi tiga

Saat menjalani pertandingan di Estadio Fernando Torres, Jumat (27/10/2017) dinihari WIB, Madrid sempat tertahan di babak pertama. Belum ada gol tercipta, skornya masih 0-0.

Real Madrid memetik kemenangan atas tim divisi tiga di pertandingan leg 1 babak 32 besar Copa del Rey. El Real menang 2-0 atas Fuenlabrada.

Madrid lebih banyak memainkan pelapis, beberapa pemain utama yang dimainkan ada Marco Assensio, Nacho, dan Kiko Casilla.

Kendati lawannya merupakan tim dari Segunda B, Madrid malah belum bisa menekan hingga pertengahan babak pertama. Fuenlabrada bahkan beberapa kali mengancam, salah satunya lewat tembakan Mikel Iribas pada menit ke-27.

Madrid baru bisa mengancam pada menit ke-35, Marcos Llorente yang menjadi penendangnya. Bolanya masih melesat jauh.

Peluang lainnya hadir lewat Borja Mayoral pada menit-menit akhir babak pertama, tapi masih belum membuahkan hasil.

Usaha Madrid baru membuahkan hasil pada menit ke-63. Asensio yang menjadi pencetak golnya. Dia membukukannya lewat titik putih.

Pemain Madrid, Achraf Hakimi, dilanggar di kotak penalti oleh Fran Garcia. Pemain Fuenlabrada mendapat kartu kuning.

Madrid mendapatkan penalti lagi 10 menit menjelang waktu normal habis. Paco Candela melanggar Theo Hernandez, yang berbuah kartu kuning kedua dan tendangan penalti. Kali ini Lucas Vazquez yang menjadi pencetaknya, mereka unggul 2-0.

Dengan keunggulan pemain di lapangan, Madrid tak bisa menambah gol. Madrid juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Jesus Vallejo dikartu merah langsung. Hingga laga selesai, skor tetap tak berubah, 2-0 untuk kemenangan Madrid.

Susunan Pemain:

Fuenlabrada: Codina; Iribas, Cata Díaz, Armando, Garcia; Atienza, Milla; Fraile (Candela 72), Quero (Annor 53), Fernández (Portillo 45); Dioni

Madrid: Kiko Casilla; Achraf (Franchu 81), Vallejo, Nacho, Tejero; Lucas, Llorente, Asensio, Ceballos, Theo; Borja Mayoral

Real Madrid memetik kemenangan atas tim divisi tiga

Mauro Icardi dalam kondisi tengah tajam-tajamnya

Mauro Icardi dalam kondisi tengah tajam-tajamnya

Inter menghadapi musim 2017/2018 dengan bayang-bayang performa buruk musim lalu yang menyebabkan klub itu mengalami tiga kali pergantian pelatih. Alhasil, Nerazzurri pun gagal tampil di kompetisi Eropa.

Inter Milan tengah tampil oke di awal musim dan memuncaki klasemen sementara Serie A. Salah satu alasannya karena Mauro Icardi tengah tajam-tajamnya.

Luciano Spalletti datang dan melakukan perubahan drastis dari sisi permainan serta mentalitas para penggawa Inter. Sementara dari sisi skuat, relatif tak banyak yang berubah.

Tapi satu yang berubah adalah ketajaman kapten sekaligus striker utama Inter, Icardi, yang makin meningkat musim ini di bawah asuhan Spalletti.

Tengok saja ketika musim baru berjalan sepuluh pekan, Inter sudah ada di posisi pertama klasemen dengan 26 poin dan unggul satu angka dari Napoli yang baru bertanding dinihari WIB nanti.

Icardi berperan besar dalam mengantarkan Inter sebagai salah satu tim yang belum terkalahkan selain Napoli. Dua golnya ke gawang Sampdoria dalam kemenangan dengan skor 3-2 di Giuseppe Meazza, Rabu (25/10/2017) dinihari WIB.

Bagi Icardi, itu adalah gol ke-11 dari 10 pertandingan musim ini yang membuatnya menguntit Ciro Immobile di puncak topskorer dengan 13 gol. Selain itu, Icardi sudah sudah empat musim beruntun minimal mencetak 10 gol di Serie A.

Setelah 22 gol di musim 2014/2015, Icardi bikin 16 gol di musim 2015/2016, dan 24 gol di musim 2016/2017. Meazza memang rumah menyenangkan untuk Icardi karena dia sudah bikin tujuh gol dari lima pertandingan berlalu.

Dengan total 11 golnya musim ini, Icardi berperan dalam hadirnya 50 persen dari total 20 gol Inter sejauh ini. Sementara para pemain lain seperti Ivan Perisic (tiga gol), Milan Skriniar dan Marcelo Brozovic (dua gol) jauh berada di bawahnya.

Kini Inter tentu berharap Icardi bisa terus mempertahankan ketajamannya agar mereka tetap eksis di papan atas mengingat persaingan saat ini begitu ketat. Memang langkah Juve tengah terseok-seok tapi mereka tetaplah unggulan utama dan mental juara Si Nyonya Tua tidak boleh diremehkan.

Bisakah, Icardi?

Mauro Icardi dalam kondisi tengah tajam-tajamnya

Manchester City menang lewat adu penalti

Manchester City menang lewat adu penalti

Pada pertandingan babak keempat Piala Liga Inggris di Etihad Stadium, Rabu (25/10/2017) dinihari WIB, City tetap mendominasi permainan kendati memainkan sebagian besar pemain pelapisnya. Namun, The Citizens gagal menjebol gawang Wolves selama 120 menit. Hingga akhir extra time, skor 0-0 tak berubah.

Kegemilangan Claudio Bravo mewarnai lolosnya Manchester City ke perempatfinal Piala Liga Inggris. Bravo jadi bintang dalam kemenangan City atas Wolverhampton Wanderers lewat adu penalti.

City justru berkali-kali terancam oleh serbuan Wolves. Beruntung buat mereka, Bravo bermain sangat apik dan beberapa kali menyelamatkan gawangnya dalam situasi satu lawan satu.

Bravo kembali memperlihatkan ketangguhannya dalam adu penalti. Dia menggagalkan eksekusi dua pemain Wolves untuk membantu City memenangi adu penalti dengan skor 4-1.

Jalannya Pertandingan

City mendapatkan peluang pertamanya lewat Sergio Aguero pada menit keenam. Namun, tembakan Aguero dimentahkan oleh penjaga gawang Wolves, Will Norris.

Tak berselang lama, Aguero mendapatkan dua peluang lain. Namun, dua tembakan Aguero tak menemui sasaran.

Wolves gantian mengancam gawang City pada menit ke-33. Tendangan bebas Ben Marshall disambut sundulan kepala Ryan Bennett, tapi Bravo masih bisa mengantisipasinya.

Berselang tiga menit, Aguero kembali mendapatkan kesempatan untuk membawa City unggul. Tetapi, tembakannya digagalkan Norris.

Menjelang akhir babak pertama, Wolves berpeluang unggul lewat Bright Enobakhare. Enobakhare mampu mengalahkan Eliaquim Mangala, tapi gagal menaklukkan Bravo. Bravo menyelamatkan gawang City dengan kakinya.

City masih mendominasi di babak kedua dan terus menekan. Sementara itu, Wolves menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.

Wolves mendapatkan peluang emas pada menit ke-65. Helder Costa tinggal berhadapan dengan Bravo, tapi gagal menaklukkan penjaga gawang City itu.

Norris melakukan blunder yang membuat Wolves dalam bahaya. Dia membuang bola dengan buruk, yang berujung peluang untuk Aguero. Tapi, Norris menebus kesalahannya dengan menggagalkan usaha Aguero mencetak gol.

Tak kunjung mencetak gol, City memasukkan Kevin De Bruyne dan menarik Gabriel Jesus. Tim tuan rumah mendapatkan kans pada menit ke-87 lewat Raheem Sterling, tapi tembakan Sterling tak menemui sasaran.

Di injury time, serangan balik Wolves kembali membahayakan City. Enobakhare yang mendapatkan umpan dari Connor Ronan melepaskan tembakan, tapi Bravo lagi-lagi dengan sigap menyelamatkan gawangnya.

Hingga berakhirnya 2×45 menit, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol. Laga pun berlanjut ke extra time.

Dalam extra time, City punya peluang untuk unggul lewat Sterling, Leroy Sane, Yaya Toure, De Bruyne, dan Aguero. Namun, tak satu pun peluang itu yang bisa dikonversi menjadi gol. Karena tak ada gol selama 120 menit, penentuan pemenang pun harus dilakukan melalui adu penalti.

Bravo tampil sebagai pahlawan City dalam adu penalti ini. Kiper asal Chile itu mementahkan tembakan dua algojo Wolves, Alfred N’Diaye dan Conor Coady. Dia cuma gagal menghentikan tembakan Leo Bonatini.

City memenangi adu penalti dengan skor 4-1. Keempat eksekutor mereka, yaitu De Bruyne, Toure, Sane, dan Aguero, menjalankan tugasnya dengan baik.

Susunan Pemain
Manchester City: Bravo, Danilo (Walker 103′), Mangala, Adarabioyo (Stones 90′), Zinchenko, Bernardo Silva (Sane 94′), Toure, Sterling, Guendogan, Aguero, Gabriel Jesus (De Bruyne 82′)

Wolverhampton Wanderers: Norris, Batth, Coady, Hause, Bennett, Vinagre, N’Diaye, Price, Mashall (Ronan 72′), Costa (Cavaleiro 78′), Enobakhare (Bonatini 90′)

Manchester City menang lewat adu penalti

Kylian Mbappe mendapat penghargaan Golden Boy 2017

Kylian Mbappe mendapat penghargaan Golden Boy 2017

Mbappe, 18 tahun, tampil sensasional di sepanjang musim lalu saat masih berseragam AS Monaco. Sebanyak 26 gol dan 14 assist diciptakannya untuk mengantar Monaco menjuarai Ligue 1 dan maju ke semifinal Liga Champions.

Bintang muda Prancis Kylian Mbappe diganjar penghargaan Golden Boy 2017. Mbappe mengalahkan Ousmane Dembele (Barcelona) dan Marcus Rashford (Manchester United).

Penampilan luar biasa itu kemudian menarik minat rival domestik Monaco, Paris St. Germain, yang rela menebus Mbappe dengan harga lebih dari 100 juta euro untuk memindahkan dia ke ibukota.

Bersama klub barunya, Mbappe terus mengilap. Sudah empat gol dan empat assist yang dibuat Mbappe di 11 penampilannya untuk PSG selama 2017/2018.

Surat kabar Italia, Tuttosport, yang menggelar penghargaan ini, mengumumkan pada akhir pekan lalu bahwa Mbappe berada di tiga besar calon penerima penghargaan itu bersama Dembele dan Gabriel Jesus (Manchester City). Namun, pada hasil pemungutan suara yang diumumkan Senin (23/10), justru Rashford berada di tempat ketiga dengan mengoleksi 76 poin, lebih banyak daripada Jesus (72).

Mbappe tidak tersaingi dengan mendapatkan 291 poin, diikuti Dembele dengan 149 poin. Demikian diwartakan FourFourTwo.

Penghargaan ‘Bocah Emas’ ini diperuntukkan bagi pesepakbola di bawah 21 tahun yang berlaga di liga-liga top Eropa. Pemenang ditentukan oleh voting yang melibatkan media-media ternama Eropa termasuk Bild (Jerman), Blick (Swiss), L’Equipe, France Football (Prancis), Marca, Mundo Deportivo (Spanyol), De Telegraaf (Belanda), dan The Times (Britania).

Sejak digelar pada 2003, penghargaan ini telah diraih oleh para pemain top seperti Wayne Rooney, Lionel Messi, Cesc Fabregas, Sergio Aguero, dan Paul Pogba.

Kylian Mbappe mendapat penghargaan Golden Boy 2017

Lazio langsung membuka skor di menit ketujuh

Lazio langsung membuka skor di menit ketujuh

Bertanding di Stadio Olimpico, Senin (23/10/2017) dini hari WIB, Lazio langsung membuka skor di menit ketujuh. Ciro Immobile membobol gawang Cagliari lewat titik putih, setelah dilanggar Luca Crosta di kotak penalti. Tuan rumah memimpin 1-0.

Tren positif Lazio berlanjut di pekan kesembilan Serie A. Menghadapi Cagliari, tim besutan Simone Inzaghi itu menang meyakinkan dengan skor 3-0.

Terus menekan, Lazio bisa menggandakan kedudukan di menit ke-41. Lagi-lagi lewat aksi Immobile, striker berusia 27 tahun itu bisa memaksimalkan umpan sundulan Adam Marusic. Lazio unggul 2-0 saat jeda.

Lazio cuma butuh empat menit selepas kickoff babak kedua untuk memperbesar keunggulan. Kali ini Bastos yang merobek gawang Thoma Strakosha untuk membawa Biancoceleste memimpin 3-0.

Di sisa laga, Cagliari coba membalas lewat beberapa peluang Diego Farias. Namun upayanya belum berhasil membuahkan gol.

Sementara serangan Lazio juga tidak menghadirkan gol tambahan. Skor 3-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Tambahan tiga poin ini membuat Lazio tetap bertahan di peringkat empat dengan raihan 22 poin, cuma kalah gol dari Juventus di posisi tiga dan tertinggal tiga angka dari Napoli selaku pemuncak klasemen.

Sementara Cagliari turun ke posisi 16 dengan raihan enam poin dari sembilan laga, cuma unggul selisih gol dari Crotone yang menghuni peringkat 18 atau batas terakhir zona degradasi.

Susunan Pemain

Lazio: Strakosha, Bastos, De Vrij, Radu (Felipe 70′), Marusic (Caicedo 78′), Parolo, Leiva (Murgia 57′), Milnikovic-Savic, Lulic, Alberto, Immobile

Cagliari: Crosta, Romagna, Andreolli, Pisacane, Padoin (Miangue 76′), Barella, Ionita, Dessena (Farago 64′), Pedro, Sau (Pavoletti 58′), Farias

Lazio langsung membuka skor di menit ketujuh

Gol kontroversial yang dicetak Gerard Deulofeu

Gol kontroversial yang dicetak Gerard Deulofeu

Menjamu Malaga di Camp Nou, Minggu (22/10/2017) dinihari WIB, Barca langsung memimpin saat pertandingan baru berjalan dua menit. Umpan tarik Lucas Digne di sisi kiri diselesaikan Deulofeu dengan sontekan dari jarak dekat. .

Barcelona memang mengalahkan Malaga 2-0. Kemenangan itu diwarnai oleh gol kontroversial yang dicetak Gerard Deulofeu di menit-menit awal pertandingan.

Namun, yang jadi masalah adalah setelah menerima operan Andres Iniesta, tendangan Digne mengenai pemain lawan sehingga bola memantul kembali ke arahnya. Dari tayangan ulang pertandingan terlihat jelas, Digne terlambat mencegah bola keluar dari garis gawang sebelum mengirimnya kepada Deulofeu.

Wasit tetap menganggap gol tersebut sah. Meskipun para pemain Malaga memprotes keras.

Di babak kedua, Iniesta memastikan kemenangan Barca dengan golnya di menit 56 yang mengubah kedudukan menjadi 2-0.

“Aku tidak melihat sebuah masalah,” ungkap Deulofeu kepada BeIN Sports, usai pertandingan yang dikutip Marca. “Aku memang belum melihat tayangan ulang insiden itu, tapi bagiku (golnya) legal.”

“Aku percaya ini, itulah mengapa aku terus bermain,” kata mantan pemain Everton dan AC Milan ini.

Kemenangan ini mengukukuhkan posisi Barca di puncak klasemen sementara La Liga usai mengantongi 25 poin. Barca unggul delapan poin dan sembilan poin dari rival-rivalnya; Real Madrid dan Atletico Madrid yang belum bertanding.

Gol kontroversial yang dicetak Gerard Deulofeu